Recent Posts

MENU

Sabtu, 17 Oktober 2015

GAMBARAN UMUM DESA TAMBONG WETAN



1.      KONDISI GEOGRAFIS
a)      Letak
Secara geografis Desa Tambong Wetan sebagai Ibu Kota Kecamatan merupakan bagian integral dari wilayah Kabupaten Klaten dengan batas-batas wilayahnya sbb :
·       Sebelah Utara      : Desa Gemblegan Kecamatan Klaten Utara
·       Sebelah Timur     : Desa Krajan Kecamatan Kalikotes
·       Sebelah Selatan   : Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes
·       Sebelah Barat      : Desa Gumulan – Kecamatan Klaten Tengah


<!--more-->
b).  Luas
           Luas Wilayah Desa Tambong Wetan ± 224.0121 Ha/m2  merupakan  Desa di Wilayah Kecamatan Kalikotes, yang terdiri dari :
Ø  Luas Pemukiman        : 34.0600 Ha/m2
Ø  Tanah Sawah              : 88.2000 Ha/m2
Ø  Luas Kuburan             :   2.1000 Ha/m2
Ø  Sawah Irigasi              : 78.2000 Ha/m2
Ø  Sawah Tadah Hujan    : 10.0000 Ha/m2
Ø  Lain – lain                   : 11.4521 Ha/m2


c).  Wilayah
Desa Tambong Wetan meliputi 2 Kadus, 12 Dukuh, 8 Rw dan 26 RT dengan pembagian wilayah Kepala Dusun :
a.      Wilayah Kepala Dusun I di bawah Saudara Agung Wiyana terdiri dari :
·      RW 01     RT 01/sd 03         Dukuh Genengan
·      RW 02     RT 01/sd 03         Dukuh Genengan
·      RW 04     RT 01/sd 04         Dukuh Soka
·      RW 05     RT 01/sd 02         Dukuh Soka
b.     Wilayah Kepala Dusun II di bawah saudara Ponidi terdiri dari :
·      RW 03     RT 01/sd 05         Dukuh Jogodayoh Lor.
·      RW 06     RT 01/sd 03         Dukuh Muningan, Tambongkulon
·      RW 07     RT 01/sd 03         Dukuh Tambongwetan
·      RW 08     RT 01/sd 03         Dukuh Tebon Gede
c.      Keadaan Penduduk :
          Jumlah Penduduk Desa Tambong Wetan sampai dengan bulan April tahun 2014 sejumlah 3.915 orang terdiri dari:
·  Penduduk Laki – laki     : 2.100 orang
·  Penduduk Perempuan   : 1.905 orang

d).  Kenampakan Alam

     Desa Tambong Wetan secara garis besar berdasarkan letaknya terdiri dari dua bagian yaitu Kadus I dan Kadus II di wilayah bagian utara dan selatan. Bagian selatan topografinya datar agak miring yang terdiri dari sawah, kebun, pemukiman penduduk, sedangkan bagian utara berupa dari sawah, kebun, pemukiman penduduk. Keseharian masyarakat Desa Tambong Wetan  adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani, dan berternak (sapi, Kambing, ayam, Itik dll), Perikanan,  bangunan, buruh bangunan serta berdagang dan lainnya. Mengingat keadaan wilayah Desa Tambong Wetan yang memiliki area persawahan yang cukup luas. Masyarakat umumnya sudah aktif mengolah lahan pertanian dan dengan menanam Padi dengan menggunakan cara yang sederhana dan konvensional.
 

1.   GAMBARAN UMUM DEMOGRAFIS
         Masyarakat  Desa Tambong Wetan merupakan komunitas masyarakat yang membaur dalam suasana kehidupan yang baik dan harmonis serta memiliki rasa kekeluargaan yang cukup tinggi hal ini didukung dengan kegiatan sosial yang dimiliki berupa kegiatan Ijtimak yang bergulir setiap bulan antar jamaah masjid, malam jum’at, kelopok tani dan adat istiadat dikalangan masyarakat masyarakat serta didorong dengan rasa kebersamaan yang kuat.
a. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk Desa Tambong Wetan sebesar 4.047 orang terdiri dari
2010 jiwa laki-Iaki dan 3915 jiwa perempuan. Dengan dengan penyebaran  penduduk perdusun sebagai berikut :

Jumlah Penduduk Desa Tambong Wetan  Per Dusun

Dusun
Jumlah Jiwa

KK
Laki- Laki
Perempuan
Total

Genengan RW 1

142
205
276
481

Genengan RW 2

156
280
252
532

Jogodayoh RW 3

169
286
286
572

Soka RW 4
189
302
243
545

Soka RW 5
162
284
264
548

Muningan RW 6
124
207
210
417

Tambongwetan RW 7
102
180
190
370

Tebon Gede RW 8

134
266
184
450

Jumlah
1178
2.010
1.905
3.915








a.     Jumlah penduduk menurut pemeluk agama dan kepercayaan :
·           Islam           : 3.775 orang
·           Kristen        :     10 orang
·           Katholik      :   103 orang
·           Hindhu       :     12 orang
·           Budha         :       5 orang

b.     Jumlah penduduk menurut usia :
·            Kelompok Pendidikan :
1)     00 – 03 Tahun                    : 176 orang
2)     04 – 06 Tahun                    : 245 orang
3)     07 – 12 Tahun                    : 461 orang
4)     13 – 15 Tahun                    : 220 orang
5)     16 – 18 Tahun                    : 187 orang
6)     19 – keatas                         : 325 orang
·           Kelompok Tenaga kerja :
1)     10 – 14 Tahun                    :     400 orang
2)     15 – 19 Tahun                    :     360 orang
3)     20 – 26 Tahun                    :     407 orang
4)     27 – 40 Tahun                    :     839 orang
5)     41 – 56 Tahun                    :     668 orang
6)     57 – keatas                         :     624 orang

c.     Jumlah Penduduk Berdasar Tingkat Pendidikan :
a.     Tamat Sekolah Dasar ( SD )     : 1455 orang
b.     Tamat SLTP                             :   618 orang
c.      Tamat SLTA                             :   812 orang
d.     Tamat Akademi (D1- D3)         :     19 orang
e.     Tamat Sarjana (S1-S3)             :     56 orang

d.      Jumlah Penduduk Berdasar Mata Pencaharian  :
a.     Petani                                     :  203  orang
b.     Buruh tani                               :  321  orang
c.      Buruh industri                         :  275  orang
d.     Buruh bangunan                      :  186  orang
e.     Pedagang                                :    42  orang
f.       Pegawai Negeri                      :   125 orang
g.     Pensiunan                               :     37 orang
h.     ABRI/Polisi                            :       8 orang
i.       Lain-lain                                 : 1828 orang

3.   KONDISI EKONOMI
Gambaran umum mengenai kondisi ekonomi masyarakat Desa Tambong Wetan dapat dilihat dari potensi sumber daya yang ada seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan dan sumber daya prasarana dan sarana.
Potensi sumber daya alam berupa pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan adalah merupakan potensi sumber daya unggulan desa yang mendominasi aktipitas masyarakat yakni hampir 60% masyarakat Desa Tambong Wetan adalah pedagang dan pegawai negeri sipil.
Sampai dengan tahun 2014 ini hasil produksi pertanian hampir sama dengan tahun-tahun lalu yakni cukup baik. Sebagai dampak dari keberhasilan panen ini pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi sangat baik dan berdampak pada angka kemiskinan serta pengangguran semakin menurut yaitu berdasarkan KK Raskin sejumlah 210 KK atau sama dengan 30%
Upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka untuk menumbuhkan kebangkan perekonomian desa serta membantu masyarakat mengatasi permasalahannya antara lain sbb:

1.  Melakukan pemberdayaan dan pembinaan berupa pendidikan dan ketrampilan penanaman jagung pada kelompok tani bekerjasama dengan dinas pertanian dan pengurus kelompok tani mandiri (FMA) desa.
2.  Melakukan pemberdayaan dan pembinaan pada lembaga keuangan desa (BUMDES) agar tetap dapat berfungsi sebagai lembaga keuangan alternatif yang bergerak dalam bidang simpan pinjam dapat membantu masyarakat dalam permodalan. Lembaga Keuangan Desa yang ada saat ini antara lain UPK PNPM,  dan GAPOKTAN.
3.  Melakukan penyuluhan pada petani bekerjasama dengan PPL dan Dinas Pertanian tentang pola tanam yang baik.
4.  Mengupayakan tanaman palawija dimusim kemarau sebagai tanaman alternatif selain padi dan tembakau.
5.  Mendorong petani untuk menanam pohon Jati, Mahoni, Sukun dan Glodog sebagai tanaman alternatif dalam jangka panjang yang diharapkan sebagai produksi andalan untuk mengatasi kegagalan tanaman padi (melaksanakan gerakan menanam sejuta pohon).

1 komentar: