1.
KONDISI GEOGRAFIS
a)
Letak
Secara geografis Desa Tambong
Wetan sebagai Ibu Kota Kecamatan merupakan bagian integral dari
wilayah Kabupaten Klaten dengan batas-batas wilayahnya sbb :
· Sebelah
Utara : Desa
Gemblegan Kecamatan Klaten Utara
· Sebelah
Timur : Desa Krajan Kecamatan
Kalikotes
· Sebelah
Selatan : Desa Kalikotes Kecamatan
Kalikotes
b). Luas
Luas Wilayah Desa Tambong Wetan ±
224.0121 Ha/m2 merupakan
Desa di Wilayah Kecamatan Kalikotes, yang terdiri dari :
Ø Luas
Pemukiman : 34.0600 Ha/m2
Ø Tanah
Sawah : 88.2000 Ha/m2
Ø Luas
Kuburan : 2.1000 Ha/m2
Ø Sawah
Irigasi : 78.2000 Ha/m2
Ø Sawah
Tadah Hujan : 10.0000 Ha/m2
Ø Lain
– lain : 11.4521 Ha/m2
c). Wilayah
Desa Tambong Wetan meliputi 2 Kadus, 12 Dukuh, 8
Rw dan 26 RT dengan pembagian wilayah Kepala Dusun :
a.
Wilayah Kepala Dusun I di bawah Saudara Agung
Wiyana terdiri dari :
· RW
01 RT 01/sd 03 Dukuh Genengan
· RW
02 RT 01/sd 03 Dukuh Genengan
· RW
04 RT 01/sd 04 Dukuh Soka
· RW
05 RT 01/sd 02 Dukuh Soka
b.
Wilayah Kepala Dusun II di bawah saudara Ponidi
terdiri dari :
· RW
03 RT 01/sd 05 Dukuh Jogodayoh Lor.
· RW
06 RT 01/sd 03 Dukuh Muningan,
Tambongkulon
· RW
07 RT 01/sd 03 Dukuh Tambongwetan
· RW
08 RT 01/sd 03 Dukuh Tebon Gede
c.
Keadaan Penduduk :
Jumlah Penduduk Desa Tambong
Wetan sampai dengan bulan April tahun 2014 sejumlah 3.915 orang terdiri dari:
· Penduduk
Laki – laki : 2.100
orang
· Penduduk
Perempuan : 1.905
orang
d). Kenampakan
Alam
Desa Tambong Wetan
secara garis besar berdasarkan letaknya terdiri dari dua bagian yaitu Kadus I
dan Kadus II di wilayah bagian utara dan selatan. Bagian selatan topografinya
datar agak miring yang terdiri dari sawah, kebun, pemukiman penduduk, sedangkan
bagian utara berupa dari sawah, kebun, pemukiman penduduk. Keseharian
masyarakat Desa Tambong Wetan adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani,
dan berternak (sapi, Kambing, ayam, Itik dll), Perikanan, bangunan, buruh
bangunan serta berdagang dan lainnya. Mengingat keadaan wilayah Desa Tambong
Wetan yang
memiliki area persawahan yang cukup luas. Masyarakat umumnya
sudah aktif mengolah lahan pertanian dan dengan menanam Padi dengan menggunakan
cara yang sederhana dan konvensional.
1.
GAMBARAN
UMUM DEMOGRAFIS
Masyarakat
Desa Tambong Wetan merupakan komunitas
masyarakat yang membaur dalam suasana kehidupan yang baik dan harmonis serta
memiliki rasa kekeluargaan yang cukup tinggi hal ini didukung dengan kegiatan
sosial yang dimiliki berupa kegiatan Ijtimak yang bergulir setiap bulan antar jamaah
masjid, malam jum’at, kelopok tani dan adat istiadat dikalangan masyarakat
masyarakat serta didorong dengan rasa kebersamaan yang kuat.
a. Jumlah
Penduduk
Jumlah penduduk Desa Tambong Wetan sebesar
4.047 orang terdiri dari
2010 jiwa laki-Iaki dan 3915 jiwa perempuan. Dengan dengan penyebaran
penduduk perdusun sebagai berikut :
Jumlah Penduduk Desa Tambong
Wetan Per Dusun
|
||||||
Dusun
|
Jumlah Jiwa
|
|||||
KK
|
Laki- Laki
|
Perempuan
|
Total
|
|||
Genengan RW 1
|
142
|
205
|
276
|
481
|
||
Genengan RW 2
|
156
|
280
|
252
|
532
|
||
Jogodayoh RW 3
|
169
|
286
|
286
|
572
|
||
Soka RW 4
|
189
|
302
|
243
|
545
|
||
Soka RW 5
|
162
|
284
|
264
|
548
|
||
Muningan RW 6
|
124
|
207
|
210
|
417
|
||
Tambongwetan RW 7
|
102
|
180
|
190
|
370
|
||
Tebon Gede RW 8
|
134
|
266
|
184
|
450
|
||
Jumlah
|
1178
|
2.010
|
1.905
|
3.915
|
||
a.
Jumlah penduduk menurut pemeluk agama dan kepercayaan :
·
Islam : 3.775
orang
·
Kristen : 10 orang
·
Katholik : 103 orang
·
Hindhu : 12 orang
·
Budha : 5 orang
b.
Jumlah penduduk menurut usia :
·
Kelompok Pendidikan :
1)
00 – 03 Tahun :
176 orang
2)
04 – 06 Tahun :
245 orang
3)
07 – 12 Tahun :
461 orang
4)
13 – 15 Tahun :
220 orang
5)
16 – 18 Tahun :
187 orang
6)
19 – keatas :
325 orang
·
Kelompok Tenaga kerja :
1)
10 – 14 Tahun :
400 orang
2)
15 – 19 Tahun : 360
orang
3)
20 – 26 Tahun : 407 orang
4)
27 – 40 Tahun : 839
orang
5)
41 – 56 Tahun : 668 orang
6)
57 – keatas : 624 orang
c.
Jumlah Penduduk Berdasar Tingkat Pendidikan :
a.
Tamat Sekolah Dasar ( SD ) : 1455 orang
b.
Tamat SLTP : 618 orang
c.
Tamat SLTA : 812 orang
d.
Tamat Akademi (D1- D3) : 19 orang
e.
Tamat Sarjana (S1-S3) :
56 orang
d.
Jumlah Penduduk
Berdasar Mata Pencaharian :
a.
Petani : 203
orang
b.
Buruh tani : 321
orang
c.
Buruh industri : 275
orang
d.
Buruh bangunan : 186
orang
e.
Pedagang : 42
orang
f.
Pegawai Negeri : 125 orang
g.
Pensiunan : 37 orang
h.
ABRI/Polisi : 8 orang
i.
Lain-lain :
1828 orang
3. KONDISI EKONOMI
Gambaran umum mengenai kondisi
ekonomi masyarakat Desa Tambong Wetan dapat dilihat dari potensi sumber daya
yang ada seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya kelembagaan
dan sumber daya prasarana dan sarana.
Potensi sumber daya alam berupa
pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan adalah merupakan
potensi sumber daya unggulan desa yang mendominasi aktipitas masyarakat yakni
hampir 60% masyarakat Desa Tambong Wetan
adalah pedagang dan pegawai negeri sipil.
Sampai dengan tahun 2014 ini hasil produksi pertanian
hampir sama dengan tahun-tahun lalu yakni cukup baik. Sebagai dampak dari
keberhasilan panen ini pertumbuhan ekonomi masyarakat menjadi sangat baik dan
berdampak pada angka kemiskinan serta pengangguran semakin menurut yaitu
berdasarkan KK Raskin sejumlah 210 KK atau sama dengan 30%
Upaya-upaya yang dilakukan dalam
rangka untuk menumbuhkan kebangkan perekonomian desa serta membantu masyarakat
mengatasi permasalahannya antara lain sbb:
1. Melakukan pemberdayaan dan pembinaan berupa pendidikan
dan ketrampilan penanaman jagung pada kelompok tani bekerjasama dengan dinas
pertanian dan pengurus kelompok tani mandiri (FMA) desa.
2. Melakukan pemberdayaan dan pembinaan pada lembaga
keuangan desa (BUMDES) agar tetap dapat berfungsi sebagai lembaga keuangan
alternatif yang bergerak dalam bidang simpan pinjam dapat membantu masyarakat
dalam permodalan. Lembaga Keuangan Desa yang ada saat ini antara lain UPK PNPM,
dan GAPOKTAN.
3. Melakukan penyuluhan pada petani bekerjasama dengan
PPL dan Dinas Pertanian tentang pola tanam yang baik.
4. Mengupayakan tanaman palawija dimusim kemarau sebagai
tanaman alternatif selain padi dan tembakau.
5. Mendorong petani untuk menanam pohon Jati, Mahoni,
Sukun dan Glodog sebagai tanaman alternatif dalam jangka panjang yang
diharapkan sebagai produksi andalan untuk mengatasi kegagalan tanaman padi
(melaksanakan gerakan menanam sejuta pohon).
mohon untuk informasi lebih di lengkapi lagi
BalasHapus